Coba cek saja

 


Mengenal Youtuber Pendidikan dari Kepulauan

 Mungkin saja cukup banyak kreator konten youtube dari kepulauan Sumenep. Akan tetapi saya belum banyak mengenal dan berdiskusi dengan mereka. Apalagi mendiskusikan konten channel mereka. Namun berbeda dengan sosok yang satu ini. Ia pengelola dan kreator channel Sarungan Kang. Teman saya memanggilnya K. Saherudin. Dengan youtuber ini saya sempat berdiskusi cukup lama tentang dunia youtube hingga bagaimana menghasilkan uang dari youtube. Bahkan diskusi kami sempat berlanjut di WA.



Pekenalan saya dengan K. Saherudin berawal dari diskusi kecil Antara saya dan Mas Rahman tentang rencana mengadakan pelatilahan editing video, membuat vlog dan film pendek bagi siswa di Kec. Giligenting Sumenep. Tanpa saya ketahui sebelumnya, ternyata Mas Rahman yang tinggalnya di kepulauan Giligenting sekaligus pengelola web www.kimkonengan75.my.id menggandeng K. Saherudin untuk mempersiapkan kegiatan pelatihan itu. Pelatihan diagendakan tanggal 27 April 2021.

Sebelum tanggal itu saya mempersiapkan diri untuk memberi materi pelatihan editing video, membuat vlog dan film cerita pendek. Sebenarnya saya bukan ahlinya. Tepatnya masih belajar juga. Oleh karena itu, saya cari cari diinternet tentang vlog dan film pendek. Kalau bagaimana cara ngedit video saya mempersiapkan mengidet video menggunakan Kine Master. Ini cocok bagi anak-anak yang sudah terbiasa menggunakan android.

Pelatihan ini penting bagi anak anak pelajar yang masih duduk di bangku sekolah. Setidak setelah pelatihan, mereka bisa membuat konten – konten positif di youtube. Bukan hanya sekedar penikmat konten karya orang lain yang diunggah di youtube. Selain itu, bisa mengikuti lomba pembuatan vlog pendidikan dan film pendek bertemakan pendidikan.



Karena semangat itu, walaupun dalam keadaan lagi puasa Ramadhan saya berlayar ke pulau Giligenting. Ke Pulau Giligenting ini bukan kali  pertama. Entah yang kali berapa saat akan memberi pelatihan. Karena sejak mendapat tugas menjadi pengawas MA di Kec. Giligenting di akhir tahun 2018 saya sering ke Pulau Giligenting. Kadang untuk kepentingan dinas atau sekedar bersantai bersama keluarga di pantai Sembilan.

Kedantangan saya kali ini bukan dalam rangka dinas. Namun saya hadir sebagai penggiat literasi digital dari Gradasi dan sebagai seorang pandu digital Kominfo. Sesampainya di pelabuhan Beringsang, pantai Sembilan, saya dijemput oleh Mas Rahman, teman guru, teman organisasi di Perguru, teman seperjuangan di Gradasi dan juga teman pandu  digital Kominfo.

Karena kedatangan saya sudah siang, setelah ngobrol sebentar dengan teman guru di lingkungan Yayasan Al Hasan termasuk dengan K. Saherudin, maka pelatihan editing video, pembuatan vlog dan film pendek langsung dimulai. Hadir di depan saya sebagai peserta adalah beberapa siswa MTs Al Hasan dan seorang siswa MA An Nur yang berminat untuk belajar bagaimana cara mengedit video. Semua peserta kurang lebih 14 orang anak yang mengikuti kegiatan pelatihan ini.

Ketika paktek mengedit video, peserta laki laki lebih aktif dan cepat menyelesaikan tugas mandiri. Sepertinya mereka sudah tidak asing lagi menggunakan editing video dengan Kine Master. Bahkan sebagian peserta berani bereksperimen mengedit video keluar dari petunjuk saat pelatihan. Artinya sebagian dari mereka sudah cukup kenal dengan menu dan fitur yang ada di Kine Master. Kemudian, setah itu saya memberikan pengantar cara pembuatan vlog dan film pendek. Sebagai selingan dan bagian penutup, saya memutarkan video vlog dan contoh film pendek.



Setelah kegiatan pelatihan selesai, anak anak semuanya pulang. Saya, Mas Rahman, K. Saherudin dan teman saya waktu sekolah di MAN Sumenep yaitu K. Idris Ramli sekaligus pengurus Yayasan Al Hasan terlibat perbincangan tentang anak anak di Giligenting khususnya anak-anak yang sekolah di lembaga pendidikan Al Hasan. Di samping itu, kegiatan ekstra yang ada di lembaga pendidikan Yayasan Al Hasan.

Dari pembicaraan itu, ternyata beberapa anak yang ikut pelatihan sudah ada yang belajar editing video menggunakan Kine Master kepada K. Saherudin. Tidak hanya itu, mereka juga menjadi actor pada film pendek yang di ungguh di channel Al Hasan Production. Selain film pendek ada banyak lagi konten kegiatan siswa yang diunggah di you tobe. Dua diantaranya adalah video lucu yang disutradarai oleh K. Saherudin.


Perbincangan itu berlanjut kearah diskusi kecil. Diskusi itu mengalir alamiah ketika saya disodori video di channel Sarungan Kang oleh K. Saherudin. Penontonnya sudah ribuan. Oleh karena itu, melalui channel Saarungan Kang, K. Saherudin sudah dapat penghasilan tambahan dari youtube. Maka saya tertarik menggali informasi, bagaimana K. saherudin membimbing anak anak, membuat konten konten kreatif, mendaftarkan youtube adsense, dan meningkat pengunjung channelnya. Disamping itu, K. Saherudin mengkui bahwa dengan lembaga memiliki channel di youtube maka akan meningkatkan keterbacaan lembaga di masyarakat dan menjadi media promosi sehingga masyarakat tertarik menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan Yayasan Al Hasan.

Posting Komentar

0 Komentar