Coba cek saja

 


Dulu 8 Jam, Kini 5 Jam



Tahun 2018 saat saya memberikan Bimtek Kurikulum 2013 bagi kepala dan guru MTs - MA di Kecamatan Sapeken, saya berjumpa dengan mahasiswa saya yang tinggalnya di Sakala, yaitu Mas Imron. Waktu itu, saya diajak ke Pulau Sakala. 

Namun karena waktu tempuh untuk berangkat dan waktu balik lagi ke Pulau Sapeken yang tidak memungkinkan, maka saya tidak bersedia. Untuk perjalanan dari Pulau Sapeken ke Pulau Sakala kurang lebih 8 jam. Ditambah lagi masalah, perahu tambangan adanya hanya seminggu sekali. Padahal 3 hari kemudian saya harus ada di Sumenep. Jadi, saya putuskan lain kali saja berkunjung ke Pulau Sakala.

Namun, saat ini masalah waktu dan frekuensi tambangan sudah relatif aman. Ketika bersama Pak Suhairi diujung tahun 2022 perjalanan dari Pulau Pagerungan Besar ke Pulau Sakala hanya ditempuh dalam waktu 3,5 jam. Kira kira 5 jam kalau perahu jollor berangkat dari Pulau Sapeken ke Pulau Sakala. Itu perjalan dalam keadaan cuaca bersahabat, tidak ada ombak dan angin. Tetapi seteduh dan sedamai apa cuaca laut, jika saya naik perahu jollor tetap disiram air laut. Dari 3,5 jam perjalanan dari Pulau Pagerungan Besar ke Pulau Sakala, sekitar 2 jam berlayar saya mandi air laut. Tetapi tidak terus menerus. Ada kalanya disiram air laut. Kadang kala tidak.  Sehingga bagian bagian tertentu kalau kering muncul garam. 


Berbeda lagi pada Oktober tahun 2023 saat ke Pulau Sakala bersama teman asesor  Bapak Wasit dan Bapak Surawi. Saat pelayaran dari Pulau Sapeken ke Pulau Sakala cuacanya kurang bersahabat. Tetapi, kami naik perahu besar. Meskipun naik perahu besar, karena angin dan ombaknya besar, sebagian besar tubuh kami basah. Karena ketika perahu menghantam ombak, air laut naik ke atas perahu. 

Waktu itu, perahu dilengkapi dengan dua mesin dengan daya dorong kuat.  Walaupun ada ombak dan angin, perjalan dari Pulau Sapeken ke Pulau Sakala hanya ditempuh dalam waktu 5 jam. Itupun perahu masih menurunkan barang dan penumpang di Pulau pagerungan Besar serta menaikan penumpang dari Pagerungan menuju Pulau Sakala. 

Dalam keadaan normal ongkos perjalanan Pulau Sapeken ke Pulau Sakala hanya Rp. 50.000. Kalau nyalter speedboat atau kapal motor biayanya sekitar 3 juta hingga 4 juta. Untungnya saat ini perahu penyebagan Pulau Sapeken ke Pulau Sakala atau sebaliknya seminggu bisa 2 kali hingga 3 kali. Selain itu, armada perahunya sudah lebih dari dua dan ukuranya pun besar dengan daya tempuh rata rata 5 jam dari Pulau Sapeken ke Pulau Sakala atau sebaliknya.

Posting Komentar

0 Komentar