Coba cek saja

 


Multitasking Graduation

Oleh: Ahmad Halimy, SE, M. Pd. I

Senin 29/4 MAN Sumenep mengadakan Tasyakuran Purna Studi dan Prodistik. Ini kegiatan kali kedua yang saya hadiri selama bertugas di MAN Sumenep. Pada tasyakuran tahun ini panitia mengangkat tema "Multitasking Graduation".



Merujuk pada beberapa tulisan di internet, multitasking artinya mengerjakan beberapa pekerjaan secara bersamaan pada waktu yang sama. Sedangkan graduation artinya kelulusan. Jadi, kira kira lulusan MAN tahun 2024 ini adalah lulusan yang memiliki kemampuan melakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan dalam waktu yang sama.


Kemampuan atau keterampilan ini dalam dunia kerja kadang diperlukan. Sebab dengan kemampua ini produktifitas dan efisiensi bisa tercapai lebih optimal.


Tentunya tema ini bukan sekedar gaya gayaan. Tetapi memang suatu cerminan murid MAN. Tidak sedikit kita menemukan murid mendengarkan penjelasan guru sambil membuat catatan atau sambil mengerjakan tugas pelajaran lain. Mengerjakan tugas pekerjaan rumah sambil mendengarkan musik. Menggoreng tahu sambil masik mie dan membuat bumbu. Dan yang pasti sebagian murid MAN ada yang belajar materi madrasah dan mengikuti program prodistik yang bekerja sama dengan ITS.


Sebagaimana dilansir pada laman detikfinance, ada beberapa jenis multitasking. Diantaranya, multitasking organisasi, prioritas, delegasi dan eksekusi. 


Multitasking organisasi,  jenis multitasking di sini berarti bisa mengatur tugas untuk memudahkan serta menguraikan tujuan, sehingga seseorang bisa melaksanakannya dengan sesuai. Dengan skill ini bisa membantu seseorang menjadi karyawan yang lebih efisien.


Multitasking prioritas, prioritas termasuk jenis multitasking yang melibatkan analisis dalam mengatur sesuatu ke urutan kepentingan. Tujuannya untuk manajemen waktu yang hebat dan tahapan suatu pekerjaan yang perlu dilakukan terlebih dahulu.


Multitasking delegasi, keterampilan jenis ini yaitu mendelegasikan tugas merupakan aspek kunci lain dari semua keterampilan multitasking. Pasalnya, hal ini akan menunjukkan bahwa seseorang mengetahui cara mengelola beban kerja.


Selain itu, keterampilan ini juga bisa menunjukkan bahwa seseorang dapat berfungsi dalam peran kepemimpinan yang terbatas.


Multitasking eksikusi, jenis ini  menjalankan tugas yang diberikan dengan cara yang efisien. Seseorang akan menggunakan keterampilan multitasking ini, untuk menyelesaikan berbagai proyek dan tugas.


Kemampuan multitasking memiliki kelebihan tetapi juga ada kekurangannya. Kelebihannya sebagaimana disinggung di atas, dengan skill multitasking seseorang menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan hemat waktu. 


Namun demikian, menggunakan keterampilan multitasking pada waktu dan maslah yang tepat . Menggunakan keterampilan ini perlu pilih pilih masalah. Karena keterampilan multitasking kekuranganya diantaranya menurunkan performa dan produktifitas.



Penurunan performa dan produktifitas disebabkan karena konsentrasi dan fokus kita akan terpecah dan menjadikan performa menurun. Selain itu ada peluang kita membuat sebuah kesalahan dan mengharuskan kita mengulang pekerjaan.


Selain menurunkan performa dan produktifitas, multitasking bisa berakibat buruk pada tubuh. Karena dapat menyebabkan stres, menggangu daya ingat dan penurunan kreativitas.


Oleh karena itu kita perlu pandai kearifakan kita dalam memanfaatkan skill multitasking dalam meyelesaikan beban kerja.


Meskipun ada sisi kurang baiknya, namun orang yang memiliki skill multitasking memiliki kemampuan analisis yang baik. Bahkan bisa jadi memiliki kemampuan metakognisi yang baik juga.



Akhirnya, selamat buat murid MAN semoga menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan multitasking. Selamat juga buat guru dan pengelola MAN Sumenep. Semoga tetap istiqomah mendidik, mengajar dan menginspirasi.

Posting Komentar

0 Komentar