Beberapa Oto (Angkutan Umum) yang saya stop bilangnya mau ke Marisa. Akhirnya ada mobil Avanza warna merah metalic yang mengantar saya ke Lakeya Kecamatan Boliyohuto. Mau ke Lakeya, yang lewat Marisa, Marisa dan Marisa. Bikin penasaran.
Mobil mulai bergerak. Lajunya sedang sedang saja. Saya paling sampai di tujuan sekitar jam 9. Padahal rencana awal sampai di madrasah paling tidak jam 7an. Tetapi karena tidak langsung dapat oto, maka terlambat 1 jam lebih. Hampir 2 jam.
Di mobil saya cari tahu tentang Marisa. Menurut Pak driver, Marisa kota yang ramai, ada pusat perbelanjaan. Tempat persinghan orang perjalanan dari Palu ke Gorontalo atau ke Manado. Dan sebaliknya. Rasanya, dan seakan akan Kota Marisa beraktifitas 24 jam.
Ke Marisa, kalau mobi treval di bangku bagian depan Rp. 100.000, ke bagian belakan lebih murah lagi. Kalau naik oto umum paling sekutar Rp. 75.000. Ini Biaya perjalanan Sumenep Bangkalan. Tetapi kalau kita cek di google map, Dari hotel Amaris ke Kota Marisa 162 KM. Setara dengan perjalan dari Sumenep ke Genjeran Surabaya.
Kapan lagi saya bisa ke Marisa? Harus saya sempatkan. Kalau ke Manado kurang lebih 10 jam. Ke Palu lebih lama lagi. Ke Marisa lebih dekat. Jika kegiatan saya bisa selesai jam 1 dan langsung dapat oto ke pertigaan Parungi Boliyohuto, saya akan lanjut ke Marisa.
Ternyata kesempatan itu tiba juga. Dari Bululi Asparaga, saya turun dipertigaan Parungi. Dari situ saya naik oto ke Marisa.
Keluar dari Kabupaten Gorontalo, beberapa waktu kemudian saya masuk daerah Tangkobu Paguyaman Kabupaten Boa Lemo. Di sini ada tempat pemandian. Di daerah ini ada penginapannya. Penginapan terdekat dari Kecamatan Holimopa, Mootilango dan Asparaga. Dibandingkan ke bundaran Habibie apa lagi kota Gorontaro, Tangkobu jauh lebih dekat ke tiga Kecamatan tersebut. Tetapi saat samapai di MIN I Kabupaten Golontalo, kepala madrasahnya tidak setuju saya menginap di daerah itu. Katanya kurang layak, kurang aman dan seterusnya. akhirnya tas bawaan saya, saya bawa lagi ke penginapan Cahaya. Kurang lebih perjalanan 1 jam 20 menit.
Di perjalan saya menghirup aroma pantai. Betul tidak lama dari itu, saya melihat panatai dan ada tempat wisata pantai. Ini sudah masuk Kabupaten Pahuwato. Entah berapa jam perjalanan. HP saya sudah kehabisan daya.
Di suatu persimpangan saya di sambut "Selamat Datang di Kota Marisa". Diriku sampai juga di kota Marisa. Saya mulai waspada lihat kiri kanan Kota Marisa. Yang saya cari belum ketemu saya sudah di terminal Kota Marisa.
Habis membayar ongkos oto, saya mendekati tukang bentor. Dari abang bentor saya diantar ke pusat pemenrintahan dan daerah perkantoran Kabupaten Pahuwato. Saya melewati beberapa perempatan yang ditandai oleh tuguh burung cagar alam dan ditempat lain sepertinya tuguh telur burung yang lagi dilindungi dari kepunahan.
Kemudian lanjut ke Pantai Pohon Cinta. dari pusat pemerintahan ke Pantai Pohon Cinta lurus hanya satu jalur. Jarak waktu tempuh kurang dari 20 menit. Saya selfie di Pantai Pohon Cinta 3 hingga 4 moment. Setelah itu, saya minta antar abang bentor kepangkalan travel Marisa ke Gorontalo. Sampai di sana saya cari makan. Lalu bersiap naik mobil.
Kira kira saya di Kota Marisa hanya satu jam.
Hai, Marisa....Sampai jumpa dilain kesempatan, ya.
Hai, Marisa....Sampai jumpa dilain kesempatan, ya.






0 Komentar