Grup hadrah tanpa nama, kedengarnya tidak lazim. Tetapi ini adanya sebagaimana yang disampaikan oleh ketua grup hadrah yang sekaligus Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, KH. Chaironi Hidayat, S. Ag., MM saat memberi sambutan pada acara Tasyakuran HAB ke - 77 Kementerian Agama RI di Aula Al Ikhlas Sumenep.
"Tidak laku grup hadrah pada acara HAB ke - 77 Kemenag RI di Sumenep." Kata teman sebelah saya.
Grup hadrah yang memeriahkan acara tasyakuran HAB ke - 77 Kemenag tergolong istimewa. Mungkin edisi khusus. Ini ketidaklaziman yang kedua. Selain tidak bernama. Pasalnya grup hadrah ini beranggotakan Bapak Kepala Kemenag, Kasubag, para Kasi, Peyelenggara syariah dan dua orang pegawai Kemenag non pimpinan di kingkungan Kankemenag Kabupaten Sumenep.
Walaupun saya bukan pelaku seni hadrah, apa lagi ahli, saya menilai penampilan grup hadrah itu bagus. Dekat dengan profesional. Hal ini sejalan dengan pendapat taman saya yang duduk berseberangan dengan saya yang dipisahkan oleh tumpeng yang siap dimakan. "Layak diundang pada acara pernikahan," katanya.
Tidak hanya bagus penampilan grup hadrah itu, tetapi ini suatu kreatifitas yang tidak biasa yang baru terjadi sepanjang saya mengikuti acara tasyakuran HAB Kemenag di Kankemenag Kabupaten sumenep.
Lahirnya grup hadrah tanpa mana ini merupakan salah satu capaian tidak biasa para pimpinan di Kankemenag dalam bersenergi dan berkolaborasi bukan hanya dalam hal pekerjaan kantor, akan tetapi juga dalam hal berkesenian.
Jauh dari hari ini, kira kira baru dua bulan kepala Kankemenag bertugas di Sumenep, teman saya Pak Sams Aming bilang kepada saya di suatu pertemuan acara kumpula XL, "Kepala Kemenang kita sekarang selain alim, beliau memiliki kemampuan memainkan atau menguasai banyak alat musik".
Mengapa grup hadrah tanpa nama? Mungkin karena grup hadrah dibuat dadakan.Sehingga perlu waktu untuk memberi nama. "Perlu waktu istikharah dan tirakat 40 hari dulu." Kata Pak Roni panggilan akrab Kepala Kantor Agama kabupaten Sumenep.
Semoga grup ini pada HAB ke - 78 masih ada. Ada kolaborasi baru dan personel baru. Misalnya nanti ada Pak Iponk Enk.
Sepertinya nanti atau tahun depan grup hadrah itu sudah ada namanya. Saat ini kita bersama sama ikhlas dan tidak ada yang protes ketika MC menyebut nyebut grup hadrah itu grup hadrah Al Ikhlas. Apakah ini yang akan menjadi nama grup hadrah itu? Mungkin, tetapi kita harus bersabar menunggu pengumuman resminya. Yang pasti, Tasyakuran HAB ke - 77 Kemenag RI di Sumenep berbeda.



0 Komentar