Coba cek saja

 


Menunggu Guru Inovatif


Katanya menunggu itu membosankan. Apalagi bila kita tidak mampu mengalihkan kebosanan itu. Mungkin akan menyiksa diri lahir dan batin.

Menunggu bikin capek. Karena yang ditunggu tunggu tidak kunjung muncul, menimbulkan sahwa sangka dan dugaan liar. Pada kondisi ini, maka pikiran terus berjalan dan berandai andai. Bikin energi terkuras sia sia.

Ada juga menunggu itu bikin semakin penasaran. 

Misalnya, ketika kita mendengarkan cerita teman, kadang kita serius menyimak bagaimana akhir ceritanya. Namun tidak muncul muncul bagaimana akhir cerita itu.


Atau ketika membaca suatu tema pada kegiatan seminar atau yang serupa. Kita menyimak dengan baik, ingin mendegar bagaimana pembahasan tentang tema yang tertulis di backdroop. Mulai dari penyaji pertama, ke dua dan sererusnya. Namun, belum ada juga yang menyinggung sama sekali tema yang tertulis.

Sehingga kita tidak heran jika ada yang berkomentar, berbisik bisik, bertanya pada teman sebelah tentang tema yang diusung, namun belum sedikitpun dibahas.

"Rembuk guru inovatif, sejak tadi kok belum disinggung sama sekali?" Celetuk teman di bagian depan.

"Mungkin nanti dibagian akhir," jawab teman yang lain.

Posting Komentar

0 Komentar